Tips mengajak anak (balita) berbelanja
Siapa si ibu ibu yg tak suka belanja ke swalayan??Bagi saya pribadi sejak jaman masih muda hingga punya pasangan dan berbuntut, belanja ke swalayan itu sangat menyenangkan. Ini adalah kegiatan favorit saya yg tentunya tetep bermanfaat untuk keluarga. Yaiyalah, kalau gak belanja, pekerjaan IRT gak bisa jalan kann pastii. Butuh sabun, makanan, perabot rumah tangga dsb. Tapi disini saya bukan mau bahas barang2 yang saya beli di swalayan ya buibu. Melainkan sedikit berbagi tips supaya waktu berbelanja kita tetap menyenangkan meski bawa buntut alias anak.
1. Jangan berbelanja pada jam tidur anak
Jika ingin mengajak anak berbelanja ke swalayan, pastikan bukan pada jadwal jam tidurnya buibu. Ketika kita sedang asik memilih atau bahkan hanya melihat2 produk di swalayan dan anak mengantuk, semua pun menjadi buyar. Jangankan untuk keliling sekedar melihat lihat, daftar belanjaan kita pun hanya sekadar daftar. Anak paling cranky saat ngantuk tapi tak bisa tersalurkan. Semua bisa serba salah menurutnya. Kecuali untuk anak yg masih bisa tidur di stroller, mungkin tetap aman ya. Cuman dari jaman bayi anak saya tak kenal stroller. 😁😁
2. Libatkan anak
Nah, ini sudah bisa aku praktekan sejak anak usia sekitar 1.5 tahun . Libatkan anak untuk mengambil dan memasukkan belanjaan ke dalam troli. Ini akan menjadi kegiatan yg sangat mengasyikan bagi anak. Menurut mereka seperti bermain, tapi ternyata juga membantu kita. Oiya tetap dalam pengawasan dan pastikan barangnya aman untuk anak anak ya buibu.
3. Ajak anak bercerita
Sambil kita berkeliling, kita bisa mengenalkan hal hal yg ada disekitarnya. Seperti mengenalkan nama nama barang dan manfaatnya. Atau bermain tebak tebakan menggunakan barang yg sedang dilihat. Alhasil anak pun ikut menikmati. Sesekali kita bisa diam dan biarkan anak menikmati waktunya. Nanti biasanya akan muncul sendiri pertanyaan dari sikecil, seperti "ini apa?untuk apa?dsb"
4. Belikan camilan untuk anak
Selama kita berkeliling, supaya tidak bosan boleh sesekali belikan cemilan untuk anak yg dijual di swalayan. Saya sering mempraktekkan hal ini. Biasanya saya belikan doi buah atau yogurt dan selalu lahap dimakannya. Sambil duduk di troli atau kalau sudah bosan ya sambil jalan ✌✌😁😁.
5. Jangan paksa anak untuk tetap duduk di troli
Nah, ini juga berlaku saat saya dan anak pergi belanja. Kadang Hasna lelah duduk di troli dan ingin mengeksplore lebih bebas tangan serta kakinya. Jadi turuti saja mau anak, asal kasih syarat "tak boleh lari2 dan jangan jauh2 dari bunda ya"
6. Beri anak waktu untuk dirinya sendiri
Nah tak kalah penting nih buibu. Kalau ajak anak berbelanja, kita pun tak boleh egois. Masanya anak anak adalah bermain, dengan bermain dia bisa banyak belajar. Saat ke swalayan, tak hanya orangtua, anak anak pun pasti tertarik untuk melihat dan mengetahui sesuatu lebih banyak. Tak heran jika mungkin anak anda tiba tiba betah di suatu spot/sudut swalayan, entah di perabot, makanan ataupun elektronik dsb. Plis ya buibu jangan larang anak, karena saat itu anak sedang mengamati dan belajar. Dampingi dan berikan waktu untuknya. Jika waktu sudah habis, barulah kita mengajak ke spot yg lain. Disini juga sekaligus melatih disiplin anak buibu.
Nah itu tadi tips ketika saya mengajak anak berbelanja. Semoga membantu ya buibu, jadi gak perlu ragu lagi untuk mengajak anak berbelanja meski hanya berdua. Nikmati saja setiap moment nya. Karena menjadi ibu itu tak ada sekolahnya. Butuh trial and eror. Selamat dan semangat buibu pintar....😘😘
1. Jangan berbelanja pada jam tidur anak
Jika ingin mengajak anak berbelanja ke swalayan, pastikan bukan pada jadwal jam tidurnya buibu. Ketika kita sedang asik memilih atau bahkan hanya melihat2 produk di swalayan dan anak mengantuk, semua pun menjadi buyar. Jangankan untuk keliling sekedar melihat lihat, daftar belanjaan kita pun hanya sekadar daftar. Anak paling cranky saat ngantuk tapi tak bisa tersalurkan. Semua bisa serba salah menurutnya. Kecuali untuk anak yg masih bisa tidur di stroller, mungkin tetap aman ya. Cuman dari jaman bayi anak saya tak kenal stroller. 😁😁
2. Libatkan anak
Nah, ini sudah bisa aku praktekan sejak anak usia sekitar 1.5 tahun . Libatkan anak untuk mengambil dan memasukkan belanjaan ke dalam troli. Ini akan menjadi kegiatan yg sangat mengasyikan bagi anak. Menurut mereka seperti bermain, tapi ternyata juga membantu kita. Oiya tetap dalam pengawasan dan pastikan barangnya aman untuk anak anak ya buibu.
3. Ajak anak bercerita
Sambil kita berkeliling, kita bisa mengenalkan hal hal yg ada disekitarnya. Seperti mengenalkan nama nama barang dan manfaatnya. Atau bermain tebak tebakan menggunakan barang yg sedang dilihat. Alhasil anak pun ikut menikmati. Sesekali kita bisa diam dan biarkan anak menikmati waktunya. Nanti biasanya akan muncul sendiri pertanyaan dari sikecil, seperti "ini apa?untuk apa?dsb"
4. Belikan camilan untuk anak
Selama kita berkeliling, supaya tidak bosan boleh sesekali belikan cemilan untuk anak yg dijual di swalayan. Saya sering mempraktekkan hal ini. Biasanya saya belikan doi buah atau yogurt dan selalu lahap dimakannya. Sambil duduk di troli atau kalau sudah bosan ya sambil jalan ✌✌😁😁.
5. Jangan paksa anak untuk tetap duduk di troli
Nah, ini juga berlaku saat saya dan anak pergi belanja. Kadang Hasna lelah duduk di troli dan ingin mengeksplore lebih bebas tangan serta kakinya. Jadi turuti saja mau anak, asal kasih syarat "tak boleh lari2 dan jangan jauh2 dari bunda ya"
6. Beri anak waktu untuk dirinya sendiri
Nah tak kalah penting nih buibu. Kalau ajak anak berbelanja, kita pun tak boleh egois. Masanya anak anak adalah bermain, dengan bermain dia bisa banyak belajar. Saat ke swalayan, tak hanya orangtua, anak anak pun pasti tertarik untuk melihat dan mengetahui sesuatu lebih banyak. Tak heran jika mungkin anak anda tiba tiba betah di suatu spot/sudut swalayan, entah di perabot, makanan ataupun elektronik dsb. Plis ya buibu jangan larang anak, karena saat itu anak sedang mengamati dan belajar. Dampingi dan berikan waktu untuknya. Jika waktu sudah habis, barulah kita mengajak ke spot yg lain. Disini juga sekaligus melatih disiplin anak buibu.
Nah itu tadi tips ketika saya mengajak anak berbelanja. Semoga membantu ya buibu, jadi gak perlu ragu lagi untuk mengajak anak berbelanja meski hanya berdua. Nikmati saja setiap moment nya. Karena menjadi ibu itu tak ada sekolahnya. Butuh trial and eror. Selamat dan semangat buibu pintar....😘😘


Ngajak si kecil belanja bisa butuh waktu 2 kali lebih lama dari belanja sendiri
ReplyDelete