Resign untuk keluargaku

Lagi ada bukaan CPNS besar besaran kan ya. Mayan banyak juga yg tanya ke saya mau daftar enggak. Nah trus iseng kemarin tanya ke nak wedok dengan rayuan biar uangnya tambah banyak bisa buat beli ini itu dan jawaban doi selalu gak ngebolehin tapi belum bisa nyebutin alesannya. Cuman nangis2 aja. Lalu malam berikutnya iseng tanya lagi. Eh doi jawabnya begini:
👩 : Hasna, bunda boleh kerja?
👧 : Enggak boleh!! (tegas dan galak)
👩 : Kenapa kok gak boleh?
👧 : Hasna takut bunda (mewek)
👩 : Takut sama apa?
👧 : Takut sama uang banyaknya

@#$#@$#@$$$&*"' 😂😂😂


Ya, rejeki itu tak melulu berbentuk materi kan ya. Kesehatan, kebahagiaan dan anak juga rejeki. Apalah arti uang bertumpuk2, tanah berhektar2, emas bergunung2 jika kita tak sehat, tak bahagia dan anak anak rewel karena kangen orangtua.
Bagi sebagian pasangan mungkin mampu untuk menjalani hal tersebut bebarengan. Urusan karir dan keluarga bisa seimbang. Namun ternyata tidak bagi keluarga kami. Saat masih hitungan bulan, anak kami selalu menangis jika bersama Nany. Sampe Nany pun kuwalahan sendiri hingga sering menelfon kami untuk mengabari bahwa si baby rewel, gak mau nyusu, gak mau tidur dsb.
Hingga akhirnya saya memutuskan untuk resign dari pekerjaan demi menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga seutuhnya. Di awal berat memang rasanya meninggalkan dunia sebagai ibu karir. Namun tentunya lebih berat lagi meninggalkan anak yg selalu rewel karena kangen orangtuanya hingga diluar batas kewajaran menurut saya.

Dan inilah kehidupan baru saya. Saya yakin, menjadi full time mom atau ibu pekerja tentu sama sama lelahnya. Ibu rumah tangga dihadapkan dengan berbagai rutinitas yg selalu sama dan tak pernah ada habisnya (kalau boleh, waktu 24jam itu rasanya perlu ditambah saking ada aja yang dikerjain 😂😂🙈🙈). Sementara ibu pekerja pun sepulang kerja dan pasti lelah, juga harus mengurus dan mengobati rindu keluarga pada dirinya. Bedanyaaaaa, ibu pekerja masih bisa bersosialisasi setiap hari. Sementara full time mom, tau sendirilah yaaa..... Jadi, sebagai ibu rumah tangga harus pintar2 menjaga mood dan menghindari stress. Kalau saya sendiri caranya dengan menjalani peran full time mom secara ikhlas dan berusaha memberikan yg terbaik dengan cara semampu saya. Ya, dengan cara saya bukan cara cara ibu diluar sana. Karena yakinlah, setiap ibu punya cara dan tingkat kemampuan sendiri2. Jadi jangan pernah iri atau pun menyombongkan diri. Saya selalu memprioritaskan keperluan anak ketimbang sekedar urusan rumah yang berantakan. Karena rumah berantakan bisa digarap saat anak tidur nanti. Terkadang saya curi2 waktu juga si, cuman misal anak lebih membutuhkan saya ketimbang beberes ya saya pilih sama anak. Alasannya pun simpel, karena bagi saya bermain itu lebih asik ketimbang beberes rumah 😁😁😁. Jadi jangan heran jika berkunjung ke rumah saya berantakan ya buibu.
Tapi buibu, alih alih sudah enjoy tetep aja ada yg bikin rusak mood. Biasanya kalo uda gini, nyetrum ke anak. Alhasil anak maunya lendotan sama emak mulu, dan emak pun sebel sama diri sendiri. Yah, akhirnya banyak banyak istighfar biar gak keblabasan. Padahal pengennya si kalo lagi gak mood itu "me time" seharian. Hahaha
Tapi balik lagi, sungguh saya sangat menikmati menjadi ibu rumah tangga. Saya mensyukuri semua tahap tahapnya. Saya yakin, kalau saya tidak menjadi full time mom belum tentu keluarga kami sebahagia ini. Anak dan suami insyaallah lebih terurus dan kenyang akan kasih sayang saya.😎😎😎😘😘😘

Semoga saya tetap Istiqomah menjadi ibu rumah tangga yg memang benar2 ada dan siaga untuk anak dan suami. Dan saya percaya dibalik kesuksesan suami ada peran penting istri. Jadilah istri yg selalu mensuport, mendukung dan mendoakan setiap langkah suami dalam memenuhi tanggungjawabnya. Jangan menuntut yg berlebihan, yang penting cukup saja. Cukup untuk makan, jajan, ngemall hingga beli tanah 😂😂✌✌. Karena sesungguhnya yg berlebih lebihan itu tidaklah indah. Makan saja dianjurkan untuk berhenti sebelum kenyang kannn. Sedekahnya juga jangan lupa ya buibu, karena apa yg kita dapat adalah sebagian milik orang lain.
Selamat dan semangat mengurus keluarga ya buibu. Yang setrong dan tetap cantik, jangan pake daster terus.😂😂🙈🙈😜😜



Comments

Popular Posts