Hasna dan vaksin MR dari Pemerintah

Yeayy, alhamdulillah hari ini Hasna mendapat vaksin MR (Measles Rubella). Iya, vaksin yg tengah di galakkan oleh pemerintah dan gratis untuk anak usia 9 bulan sampai kelas 1 SD/ sederajat. Vaksin ini gunanya untuk mencegah terkena campak dan rubella. Yg konon 2 penyakit ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi di organ tubuh lainnya. Serta rubella pun berbahaya bagi ibu hamil yg terkena di trimester pertama atau awal kehamilan karena bisa menyebabkan janin cacat. Naudzubilah himindalik ya Allah...

Banyak yg pro dan kontra ya soal pemberian vaksin atau iminunisasi. Yg kontra plis gak usah ribut disini. Bukan ranah saya untuk menjelaskan lebih detail soal vaksinasi soalnya, karena sudah banyak ahlinya baik dari dunia medis maupun agama. ✌✌😁😁

Disini saya hanya ingin berbagi pengalaman saat mengajak anak imunisasi. Kalau biasanya Hasna vaksin di rumah sakit sama dsa nya dan diantar ayah bunda nya. Kini imunisasinya di posyandu wilayah tempat tinggal kami dan tanpa AYAH. Seperti biasa dari rumah sudah saya sounding2 dulu ke anaknya berharap dia jadi lebih siap mental. Kami pun jalan kaki dari rumah. Peralatan yg saya bawa kain untuk menggendong sepulang imunisasi, botol minum, fotocopy KK. Sementara Hasna bawa boneka bayi nya. 😂😂

Langkah yang bahagia, sampai lokasi Hasna pun semangat untuk masuk ke dalam gedung posyandu. Sementara saya masih asik say hello sana sini dulu sama buibu lain. ✌✌😁😁
Ternyata sudah ramai, Hasna pun dapat giliran no 11. Tapi kami harus masih menunggu karena tim dokter belum juga datang. Alhasil yg tadinya dijadwalkan pukul 9 jadi mundur sekitar pukul 10. Untungnya pihak panitia sudah menyiapkan segala kemungkinan seperti anak rewel, bosan dsb. Love banget deh sama buibu panitianya. Disana sudah disediakan buku bacaan dan mainan. Hasna pun memilih menunggu sambil dengerin bundanya membaca.

Tak lama tim medis datang, diluar perkiraan saya. Tak hanya 1, tapi ada 4 dokter. 👏👏👏 1 dokter memeriksa kondisi anak sebelum di suntik. Memastikan tidak sedang demam dan riwayat2 kesehatan lainnya. 2 dokter bertugas menyuntik vaksin. Dan 1 dokter lagi bertugas mengatur dosis cairan vaksin ke suntikan. Proses vaksin pun menjadi berjalan  cepat dan lancar.👍👍👍 Apalagi mengingat antrean ternyata sudah mencapai 30an (sebelum Hasna pulang)



Suasana mulai semakin meriah ketika proses vaksin dimulai. Giliran Hasna masuk bilik, saya banyak banyak bismilah. Sementara si anak tampak panik karena melihat teman2 sebelumnya menangis histeris. Dannnn benar, baru tahap awal doi uda menangis hingga tahap akhir. Sudah diprediksi sama emaknya juga si buibu dari pengalaman vaksin2 sebelumnya. 😂😂😂
Tapi Alhamdullilah, sampai rumah no drama Queen. Langsung mainan dan ceria lagi. Terimakasih untuk para panitia dan dokter2 di posyandu tadi. Susu uht habis diminum Hasna, bubur sumsum dimakan emaknya. 😁😁 So far menurut saya imunisasi berjalan tertib dan lancar.

Yuk sama sama lindungi anak kita dari virus campak dan rubella dengan mendukung program pemerintah vaksin MR gratis. Karena 1 terkena virus MR, bisa menular ke anak lain. Yang anaknya belum vaksin MR, ayo segera vaksin bulan September ini di posyandu, puskesmas atau rumah sakit setempat buibu.😊😊

Semoga bakal nambah lagi vaksin vaksin gratisnya dari pemerintah ya buibu. Mengingat biayanya yang mahal dan sering kosongnya, tentulah sangat membantu warga. Semoga anak anak kita sehat ya buibu...

Comments

Popular Posts